Astra Honda Motor (AHM) kembali mengadakan uji kompetensi untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini merupakan yang ketujuh kalinya, dan saat ini tercatat ada sekitar 25.440 peserta dari 477 SMK di seluruh Indonesia.

Proses penjajalan ini dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tahap pertama yang dilakukan di tiap SMK, kedua untuk regional, dan terakir tingkat nasional. Uji kemampuan tahap pertama, diselenggarakan pada periode 1 Februari sampai 31 Maret 2016.

Wedijanto Widarso, General Manager Technical Service Division AHM mengutarakan bahwa, tes kompetensi tahap awal ini, diarahkan tuk mengukur keahlian para siswa SMK binaan AHM di seluruh Indonesia. Pihaknya berharap kompetensi para siswa SMK semakin terasah, dan dapat jadi tenaga terampil yang mumpuni.

“Kami ingin para penerus bangsa ini, tuk mempunyai kinerja terbaik di jurusannya, untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun bersaing di dunia usaha. Program ini merupakan salah satu upaya kami untuk mengoptimalkan link and match, antara dunia kerja dan pendidikan,” imbuh Wedijanto dalam siaran pers pada hari Jumat kemarin.

Objek uji ditahap pertama dibekali dengan berbagai instrumen pengukuran seperti penggunaan alat ukur, pengecekan komponen kelistrikan, penggantian suku cadang, pengecekan sistem injeksi dan fitur-fitur teknologi. Kemudian tahap kedua, akan diuji kembali dengan materi yang lebih lengkap, yaitu materi studi kasus troubleshooting sepeda motor Honda.