Dalam meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia, Timnas Garuda selalu melahirkan sejumlah pemain gelandang yang mumpuni. Nama-nama pemain seperti Evan Dimas, Ronny Patinasarani, dan juga Iswadi Idris merupakan jajaran pemain gelandang yang selalu diandalkan dalam sejumlah pertandingan.

Meskipun generasi diantara tiga pemain tersebut berbeda-beda, namun mereka memiliki peran yang sama, yakni penyeimbang di lini tengah. Pada generasi saat ini, Evan Dimas bisa dibilang adalah pemain gelandang terbaik di Indonesia. Berkat kepiawaian dan talentannya yang mumpuni, pemain berusia 21 tahun itu pernah mendapat kesempatan untuk melakukan latihan bersama dengan skuad Espanyol di Spanyol.

Karenanya, sangat menarik untuk kita simak siapa saja Gelandang terbaik Indonesia yang pernah memperkuat Timnas Indonesia. Yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Ronny Pattinasarany

Pada generasi 1970 sampai 1980-an, Timnas Indonesia mempunyai pemain gelandang terbaik bernama Ronny Pattinasarany, yang pada saat itu diposisikan sebagai playmaker. Ronny dikenal sebagai sosok pemain yang mampu melepaskan umpan yang langsung menjebol pertahanan untuk dilanjutkan striker sehingga membuahkan gol.

Selama membela Timnas, Ronny sukses menorehkan prestasi terbaik yang membanggakan, yakni medali perak Sea Games 1979 dan 1981. Ia pun sempat menjadi bagian dari tim all-star Asia di tahun 1982. Tapinya, momen yang paling berharga baginya adalah saat Ronny memperoleh apresiasi dari Johan Cruyff, seorang legenda Belanda. Kala itu, Johan mencari Ronny pasca rampungnya pertandingan persahabatan antara Washington Diplomats dan PSSI Utama di Stadion Gelora Bung Karno.

2. Iswadi Idris

Selain Ronny Pattinasarany, nama Iswadi Idris juga menjadi salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia. Perpaduan aksi antara Abdul Kadir, Jacob Sihasale, dan Soetjipto Soentoro sempat ditakuti oleh sejumlah jajaran pemain sepak bola di kancah Asia.

Saat itu, Iswadi sendiri diposisikan sebagai gelandang serang, tepatnya di sayap kanan. Pemain yang dijuluki dengan sebutan ‘Si Boncel’ itu dikenal mempunyai kecepatan yang berkualitas. Tak hanya itu, ia juga memiliki teknik permainan yang begitu mumpuni, bahkan ia selalu sukses dalam mengecoh lini pertahanan tim lawan. Selama karirnya bersama Timnas Garuda, Iswadi berhasil mendapatkan medali perak Asian Games 1970 dan didaulat sebagai kapten tim di tahun 1980.

3. Fachry Husaini

Timnas Indonesia juga sempat diperkuat oleh sosok gelandang terbaik di era 1990-an, yakni Fachry Husaini yang diposisikan sebagai playmaker. Pemain berusia 51 tahun itu, dikenal sebagai sosok pemain yang mempunyai kemampuan mengumpan yang begitu mumpuni sehingga selalu berpeluang menjadi sebuah gol. Selama menjadi bagian dari Timnas Garuda, Fachry hanya mampu menorehkan medali perak di penghelatan Sea Games 1997. Saat ini, ia berprofesi sebagai pelatih, bahkan sempat menukangi Timnas Indonesia U-19.

4. Bima Sakti

Di era 1990 sampai 2000-an, Bima Sakti digadang-gadang sebagai gelandang terbaik yang dimiliki Indonesia. Kini, Bima Sakti masih aktif bermain sepak bola untuk membela Persiba Balikpapan. Bima disebut-sebut sebagai sosok pemain yang memiliki kemampuan tendangan jarak jauh yang mematikan dan teknik permainannya begitu mumpuni. Namun sayang, selama memperkuat Timnas Indonesia, Bima tidak mampu menorehkan prestasi yang membanggakan.

5. Ponaryo Astaman

Pemain gelandang terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini adalah Poonaryo Astaman. Pemain yang saat ini juga membela Pusamania Borneo FC ini adalah sosok pemain yang tak mengenal kata lelah. Pemain berusia 37 tahun itu juga dikenal sebagai sosok pemain yang mampu mematikan serangan lawan dari lini tengah. Tak hanya itu, Ponaryo Astaman juga mempunyai kekuatan fisik yang prima dan mampu melepaskan tekel yang berkualitas.