5 Alasan GTA V Tidak Cocok Dimainkan Anak-Anak

Grand Theft Auto V (GTA V) merupakan game yang penuh dengan nuansa petualangan dan sangat seru untuk dimainkan. Tak heran bila game tersebut mampu menjadi salah satu game terlaris di dunia.

Namun selain berhasil menjadi salah satu game dengan penjualan terbaik, GTA V juga berhasil menyandang gelar sebagai game paling kontroversial yang pernah ada. Hal tersebut memang tak mengherankan karena sejak seri pertamanya dirilis, game besutan Rockstar tersebut telah banyak mengundang kontroversi karena kontennya yang dianggap merusak moral.

Hal tersebutlah yang membuat seri game GTA, termasuk GTA V mendapatkan rating “Mature” atau dewasa oleh berbagai badan pengawas game, seperti ESRB dan PEGI. Mengapa GTA V hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa saja? Berikut adalah hasil penelusuran kami dalam game yang baru saja dirilis di PC tersebut:

1. Pornografi dan pelacuran
Pornografi dan pelacuran adalah dua konten yang lumrah di GTA V. Hampir di berbagai sudut kota, bahkan di ponsel yang dimiliki oleh karakter Anda terdapat video animasi yang mengandung konten pornografi. Tidak hanya itu, di tengah-tengah kota Los Santos Anda dapat menemukan sebuah Strip Club, di mana Anda bisa menonton wanita tanpa busana berjoget di tempat tersebut. GTA V juga membolehkan Anda untuk menyewa pelacur yang hanya muncul di malam hari.

2. Kata-kata dan prilaku kasar
Sepanjang kami memainkan GTA V, tak pernah sedikit pun ada karakter yang berkata dan berperilaku sopan. Meskipun disajikan dalam Bahasa Inggris, kata-kata dan perilaku kasar tersebut dapat dengan mudah ditiru oleh anak-anak yang belum mengerti maksud dan arti sebenarnya.

3. Tindak kriminal yang lumrah dilakukan
GTA V menyediakan kebebasan bagi pemainnya untuk bertindak sebrutal mungkin. Anda dapat membunuh orang di pinggir jalan tanpa alasan yang jelas, menembaki polisi, hingga merampok minimarket. Dalam versi online-nya bahkan terdapat fitur bernama heist yang mengajak para pemainnya untuk bekerjasama dalam melakukan operasi kriminal besar, seperti merampok bank.

4. Potret keluarga yang berantakan
Salah satu karakter di GTA V, yaitu Michael De Santa, digambarkan memiliki potret keluarga yang sangat tidak harmonis. Istrinya diceritakan selingkuh dengan guru tenisnya, anak perempuannya menjadi bintang film porno, dan anak laki-lakinya adalah seorang yang sangat manja dan pemalas. Potret keluarga tersebut tentunya tidak baik jika dikonsumsi oleh anak-anak.

5. Belajar melawan hukum
Poin terakhir ini memang terdengar lucu, namun secara kenyataan game GTA V memang seperti memaksa para pemainnya untuk selalu melanggar aturan hukum. Tidak hanya itu, pemain GTA V juga diperbolehkan (dan sangat disarankan) untuk melawan para penegak hukum, dalam hal ini adalah polisi. Bahkan di salah satu misi, Anda yang sedang berperan sebagai Michael De Santa disuruh untuk menyelamatkan anaknya yang tertangkap polisi dengan cara membunuh polisi yang menangkap anaknya dan kabur dari kejaran polisi.

ABE

Sumber : metrotvnews.com