Sepak bola adalah olahraga yang dibumbui taktik dan keterampilan individu. Itu semua adalah faktor yang dibutuhkan pesepakbola untuk membuat pertandingan berlangsung dengan sukses. Para pendukung setia akan merasa kecewa ketika tim favoritnya menderita kekalahan dan kekecewaan ini bisa menggoreskan perasaan luka yang mendalam bagi setiap pemain.

Tapinya, ada juga sejumlah pemain yang terbawa emosi terlalu jauh. Terkadang, hal itu disebabkan oleh apa yang terjadi dalam pertandingan. Tapi, di lain sisi itu juga merupakan imbas dari momen yang tak bisa mereka terima.

Contohnya adalah sewaktu Cristiano Ronaldo tak bisa menahan air mata kala ia didera cedera di final Piala Eropa 2016 melawan Perancis musim panas lalu. Bomber asal Portugal itu, harus menyudahi upaya kerasnya selama bertahun-tahun agar bisa melaju ke final. Memang sukar menerima fakta saat melihat kans terbaik menghilang tepat di depan mata. Berikut enam pemain yang pernah bercucuran air mata tak terkendali dalam beberapa momen :

1. David Luiz

3 Pesepakbola Yang Menumpahkan Kekecewaannya Di Lapangan Dengan Menangis 1


Di tahun 2014 Brasil dipilih sebagai penyelenggara Piala Dunia. Mereka senang ketika mendapat kesempatan kedua kalinya menjadi tuan rumah di kompetisi akbar seperti World Cup, dan itu adalah kans untuk kembali merengkuh tropi dan mengulangi masa kejayaan di era Pele.

Tapi, kisahnya berujung tragis bagi pemain belakang Chelsea, David Luiz dan rekan setimnya. Mereka ditumbangkan Jerman dengan skor telak 7-1 di semi final, dan kekalahan ini pastinya sangat mengguncang seluruh dunia. Parahnya, eks pemain Paris Saint Germain ini menjadi sorotan dan dikritik karena gagal melindungi sektor pertahanan Brasil, sehingga dengan egampangnya diacak-acak oleh Mario Gomez dan kawan-kawan. Diiringi kucuran air mata, Luiz kontan meminta maaf kepada publik Brasil setelah laga.

2. John Terry

3 Pesepakbola Yang Menumpahkan Kekecewaannya Di Lapangan Dengan Menangis 2


Kapten Chelsea, John Terry telah merasakan banyak pengalaman dalam kiprahnya. Dia telah menjadi pemimpin di lapangan untuk satu-satunya kesebelasan yang pernah ia kenal sepanjang hidupnya. Terry turut menuntun The Blues merengkuh banyak tropi.

Dengan semua kesuksesannya itu, dia sesungguhnya patut mendapat medali atas semua kontribusinya. Tapi, kontroversi juga tak pernah luput dari perjalanannya selama berkiprah di dunia sepakbola. Pastinya semua ingat pada tahun 2008 di final Champions League kontra Manchester United.

Terry dinilai telah menyia-nyiakan kans terbesar bagi The Blues untuk merebut gelar juara. Saat bergulirnya adu penalti, Terry yang dipercaya mengeksekusi tendangan kelima, terpeleset hingga tembakannya membentur tiang gawang, dan akhirnya The Red Devils yang keluar sebagai juara. Terry pun mengeluarkan air matanya. Dunia berempati padanya, tapi tropi bergengsi itu tetap singgah ke kesebelasan lain.

3. Mario Balotelli

3 Pesepakbola Yang Menumpahkan Kekecewaannya Di Lapangan Dengan Menangis 3


Penyerang Tim Nasional Italia, Mario Balotelli tak sanggup membendung air matanya ketika negaranya harus takluk di final Piala Eropa 2012 kontra Spanyol. La Roja, julukan lain Spanyol, menyatakan bahwa timnya pantas menjadi pemenang, tapi Super Mario juga berpikir negaranya pun pantas menang. Dia menangis tak terkendali seusai laga dan itu terus berkepanjangan bahkan setelah diberi pelukan dari orang tua angkatnya.

Tekad Balotelli untuk menyenangkan dua orang tercinta sepanjang hidupnya itu musnah. Italia kalah telak 0-4 dari Negeri Matador yang keluar sebagai juara Piala Eropa 2012. Panorama yang tak lazim terjadi setelah laga itu. Balotelli yang kerap terlihat jahil dengan wajah beringasnya itu meneteskan air mata. Bahkan, ibundanya sendiri, Rose tak percaya jika Balotelli meneteskan air mata di lapangan hijau.