Legislator Adriansyah dan Pengusaha Andrew Hidayat Jadi Tersangka KPK

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan pemeriksaan awal terhadap operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi pada Kamis 10 April 2015 kemarin. Hasilnya, anggota DPR Adriasnyah (A) dan pengusaha Andrew Hidayat (AH) ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan, penyidik menyimpulkan, ditemukan bukti permulaan cukup dugaan tindak pidana korupsi diduga dilakukan A, mantan Bupati Tanah Laut Kalimantan Selatan dan AH seorang pengusaha,” kata Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2015).

Sementara, satu orang hasil tangkap tangan berinisial AK tidak ditetapkan sebagai tersangka. Orang yang diduga merupakan anggota Polri ini dilepaskan penyidik dengan alasan hanya sebagai kurir. “Penyidik konteksnya melihat peran masing-masing. Setelah dilakukan pemeriksaan ini AK diminta oleh AH untuk mengantar uang,” jelas Johan.

Kedua tersangka dijerat KPK dalam kasus dugaan suap. Adriansyah diciduk saat sedang bertransaksi di sebuah hotel di Sanur, Bali. Sementara, Andrew ditangkap di kawasan Senayan, Jakarta. KPK juga mengamankan sejumlah uang dalam operasi ini, yakni, pecahan seribu dollar Singapura sebanyak 40 lembar, 485 lembar pecahan Rp100 ribu, lalu 147 lembar pecahan Rp50 ribu.

Atas tindakannya, Adriansyah dikenakan Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sementara, Andrew dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUH Pidana.

OGI

Sumber : metrotvnews.com